Angel’s Billabong Menjelang Senja

Setelah selesai packing, sekitar pukul 08.00 Wita akhir pekan kemarin saya bersama Bettam, Calvin, dan Duala segera berangkat menuju Sanur untuk perjalan singkat akhir pekan kali ini. Tempat yang menjadi tujuan kami adalah Nusa Penida, salah satu pulau kecil yang terletak di tenggara Pulau Bali dan terpisahkan oleh Selat Badung sehingga kami harus menyebrang dengan kapal cepat.

Sesampainya di Sanur, kami berkumpul dengan teman kami dari Jakarta, Lala serta Arif yang turut pula dalam weekend escape kali ini dan langsung menuju loket salah satu kapal cepat untuk membeli tiket. Tak lama kemudian, kami sudah mengantongi tiket kapal cepat pukul 09.00 Wita. Nusa Penida, here we go!

Setelah menempuh sekitar 45 menit perjalanan dengan kapal cepat, kami pun sampai di pelabuhan tradisional Sampalan, Nusa Penida. Kami pun langsung dijemput oleh pihak hotel tempat kami menginap dan langsung menuju penginapan.

Akhir-akhir ini, destinasi wisata Nusa Penida memang sedang naik daun karena keindahan alamnya yang sangat memukau wisatawan domestik maupun mancanegara. Ada beberapa kapal cepat dengan jadwal yang berbeda-beda yang bisa membawa kita menuju kesana, terutama yang berangkat dari Sanur. Saran saya, menyeberanglah pagi dari Sanur agar kamu bisa mempunyai waktu yang cukup banyak menjelajah Nusa Penida.

Saya sendiri sudah dua kali berwisata ke Nusa Penida dan salah satu destinasi yang membuat saya terpana dan tak pernah bosan untuk datang kemari adalah kolam alami di tepi laut yang terbentuk dari genangan air yang terjebak saat laut pasang, bernama Angel’s Billabong. Tempat ini terletak di Banjar Sumpang, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali ini merupakan salah satu destinasi wisata favorit wisatawan di Nusa Penida.

Jalur menuju Angel’s Billabong cukup berbeda dengan jalan pada umumnya di Bali, karena jalannya masih berupa tanah dan batuan kapur yang cukup kasar serta berliku. Bahkan papan petunjuk menuju destinasi ini bisa dibilang cukup minim. Namun jangan takut nyasar, bertanyalah pada penduduk setempat yang ramah terhadap pengunjung.

 

Salah satu sisi jalan menuju Angel’s Billabong.

 

Kedua kalinya pula saya ke Angel’s Billabong ini sore hari. Menuju Angel’s Billabong akan mengajarkan kamu tabah dan bersabar. Setelah menempuh sekitar 1 jam perjalanan darat yang cukup mengocok perutmu dari pusat penginapan di Nusa Penida (di kawasan Desa Ped), pengorbananmu tidak akan sia-sia dan terbayar dengan pemandangan eksotis laut biru plus hembusan semilir angin nan sejuk yang diiringi dengan suara deburan ombak di lautan.

Bentuk Angel’s Billabong seperti muara sungai yang buntu dengan air yang sangat jernih dan bersih. Dari atas tebing tepi laut, kamu dapat dengan mudah melihat bagian dasar karang yang berwarna hijau tosca. Karena letaknya yang berada di bagian bawah tebing, maka untuk mencapainya, kamu harus menuruni tebing batu karang yang agak curam.

Posisi Angel’s Billabong yang tepat di tepi laut kerap dimanfaatkan sebagai tempat untuk bersantai menikmati suasana laut hingga sore hari, untuk berfoto, mandi, maupun berenang. Bahkan beberapa anak-anak muda setempat sering beradu nyali dengan melakukan cliff jumping atau melompat dari tebing bagian atas kolam saat ombak tidak tinggi dan air laut sedang surut. Namun saya sarankan untuk tidak turun ke bawah karena cukup berbahaya.

 

Anak-anak desa setempat yang bermain cliff jumping di Angel’s Billabong.

Kami pun cukup duduk santai di atas tebing, menikmati suasana dan pemandangan alam disana. Setelah puas bersantai dan tentunya berfoto ria, kami bersiap untuk pulang menuju penginapan. Saat itu, kami cukup beruntung dan cuaca juga cerah. Dalam perjalanan pulang, kami menjumpai semburat jingga matahari terbenam disana.

 

Semburat senja di Angel’s Billabong.

 

Usut punya usut, nama Angel’s Billabong sendiri diberikan oleh wisatawan mancanegara yang kebetulan menemukan lokasi eksotis ini pertama kali. Menyematkan nama Angel’s Billabong atau dapat diterjemahkan sebagai kolam bidadari ini rasanya bukanlah sesuatu yang berlebihan karena pesona Angel’s Billabong yang sangat alami berlatar laut lepas dan berbatas cakrawala merupakan sebuah pesona alam yang luar biasa.

Yuk Piknik!

 

Salah satu tebing yang akan kamu temui sebelum Angel’s Billabong.

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *