Relaksasi di Penang Hill

Setelah balas dendam dengan tidur yang cukup dan nyenyak di Penang, hari kedua di kota yang mendapat julukan the Pearl of Orient ini kami berencana untuk jalan-jalan santai menggunakan Penang Hop On Hop Off yang menyambangi beberapa titik wisata.

Bus ini menawarkan 2 rute yang bisa dipilih, tergantung kalian mau mengunjungi apa saja selama di Penang. Rute tersebut yaitu Beach Route dan City Route (jadwal dan tempat-tempat yang dikunjungi oleh bus ini bisa dilihat di www.myhoponhopoff.com). Kali ini kami ingin santai dan sedikit bermalas-malasan sehingga kami memilih City Route yang tidak terlalu jauh dari George Town tempat kami menginap.

Setelah beberapa menit terlewati dan melihat-lihat beberapa tempat wisata dengan Hop On Hop Off, akhirnya sampailah kami ke Penang Hill atau yang dikenal dengan sebutan Bukit Bendera. Konon katanya wisata ke Penang belum lengkap jika tidak mampir ke Penang Hill, oleh karena itu kami pun memilih untuk turun dari bus dan menjelajah kawasan yang terletak di ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan air laut tersebut.

Setelah tiket masuk ditangan, kami antri menunggu kereta listrik yang akan membawa kami ke puncak bukit. Kereta ini dirancang khusus yang dibuat miring sesuai dengan kontur bukit sehingga penumpang tidak akan merasakan tanjakan maupun turunan ketika kembali dari bukit. Setelah menunggu sekitar 10 menit hingga 15 menit, kami pun masuk ke dalam kereta dan langsung memilih bagian paling depan kereta agar dapat melihat langsung pemandangan sekitar. Setelah penuh penumpang, kereta pun bergerak dan adrenalin kami pun terpacu. Jalur pendakian yang dilalui kereta ini cukup curam dengan kemiringan 45 derajat. Jarak yang ditempuh kereta hingga sampai bukit tidaklah lama, hanya memakan waktu sekitar 10 menit saja.

 

Jalur kereta yang membawa kita ke puncak Penang Hill.

 

Sesampainya di puncak, kami pun langsung berkeliaran menjelajah kawasan Penang Hill sembari menghirup udara segar khas pegunungan. Pertama kami menuju Clift Café dan Owl Museum, kemudian kami lanjut ke Dataran Bukit Bendera untuk bersantai sejenak dan berfoto ria. Di dataran ini terdapat juga gembok cinta seperti di Jepang atau Korea Selatan. Kita juga bisa membeli gembok, kemudian ditulis nama dan pasangan, lalu tinggal dipasang saja gembok tersebut di tempat yang sudah disediakan. Karena saat kami berkunjung ke Penang Hill adalah tengah hari dan cuaca cukup panas, kami pun duduk sejenak di Clift Café sambil menikmati buah potong serta minuman dingin yang dijajakan disana. Tiba-tiba merasa lapar, jangan khawatir, disana juga tersedia beragam menu makanan yang bisa mengeyangkan perut.

 

 

 

 

Setelah puas bersantai dan berfoto, kami pun beranjak lagi menuju Observation Area dan Little Village Hill. Disini ada beberapa teropong berjajar warna-warni yang bisa dicoba untuk melihat Kota Penang lebih dekat lagi. Satu hal yang membuat saya takjub adalah pemandangan Kota Penang yang terlihat jelas dari atas bukit ini. Ditambah lagi cuaca sangat cerah sehingga bangunan-bangunan di kota, jembatan, pelabuhan kapal feri, dan lain sebagainya pun terlihat sangat jelas!

 

Suasana Penang yang bisa dilihat dari atas Penang Hill.

 

Wisata Penang Hill ini sangat cocok bagi keluarga yang ingin jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota dan bersantai menikmati udara pegunungan yang sangat sejuk. Di Penang Hill juga terdapat beberapa penginapan yang disewakan. Jika dirasa sehari saja masih kurang, kalian juga bisa menginap disana barang semalam atau dua malam. Namun jika ingin seharian saja disana, saran saya waktu yang aman untuk berkunjung ke Penang Hill baiknya dari pagi hingga siang hari. Dengan letaknya yang berada di dataran tinggi, terkadang sore hari kabut atau mendung sudah menyelimuti wilayah ini. Namun kembali lagi kondisi cuaca saat berkunjung seperti apa. Alangkah baiknya sebelum berkunjung kesini, periksa terlebih dahulu bagaimana cuacanya saat itu.

Yuk piknik!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *