Uji Nyali di Pantai Kelingking

Setelah hari pertama puas berkeliling Nusa Penida dan berakhir di Angel’s Billabong yang menakjubkan, hari kedua kami masih memilih untuk mengunjungi pantai-pantai di Nusa Penida. Destinasi pertama adalah Pantai Kelingking, yang patut dimasukkan ke dalam wishlist saat menjelajah Nusa Penida.

Berbekal GPS handphone dengan sinyal yang cukup naik turun, serta tanda-tanda petunjuk jalan, kami akhirnya sampai ke pantai dengan tebing yang mirip ikan paus ini. Pantai Kelingking merupakan salah satu destinasi unggulan di Nusa Penida. Hal tersebut terlihat dengan mulai banyaknya wisatawan yang datang berkunjung dibandingkan beberapa pantai-pantai lainnya di Nusa Penida.

Setelah memarkirkan sepeda motor kami dan membayar retribusi dengan tarif Rp5.000/orang, kami pun berjalan meuju tepi tebing untuk menikmati pemandangan pantai yang terletak di Dusun Karang Dawa, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida ini. Sesampainya di tepi tebing yang sudah cukup banyak wisatawan datang, kami pun cuman melongo. Pemandangan lautan lepas dan hamparan pasir putih di bawah bagus banget! Di tepi tebing juga sudah dibangun pembatas namun kita tetap harus berhati-hati agar tidak jatuh. Kami langsung mengeluarkan handphone masing-masing untuk mengabadikan view tersebut (maklum ya anak sekarang harus update dan punya foto ciamik).

 

Pemandangan Pantai Kelingking dari atas tebing.

 

Sembari menikmati pemandangan dari atas tebing, kami juga melihat beberapa pari manta yang sedang berenang-berenang cantik di bawah. Di Nusa Penida ini memang ada beberapa spot snorkeling atau diving yang bisa melihat pari manta dari dekat, salah satunya Pantai Kelingking ini. Rasanya langsung pengen turun ke bawah dan nyemplung. Cuman melihat tingginya tebing dan pastinya bakal kehabisan tenaga ketika naik balik ke atas, kami pun mengurungkan niat untuk turun ke bawah.

 

Pari Manta (bayangan hitam) yang terlihat di Pantai Kelingking.

 

Setelah puas berfoto ria dari atas, kami pun melanjutkan perjalan kami menuju Crystal Bay. Karena waktu kami cukup mepet dan diburu waktu untuk kembali menyeberang ke Sanur sore hari, kami pun memilih pantai ini untuk sekedar leyeh-leyeh menghabiskan waktu. Sesampainya di Crystal Bay, awalnya kami berencana untuk snorkeling namun ketika melihat kapal yang sandar terombang-ambing cukup kencang gegara ombak yang tinggi dan pasang, kami pun mengurungkan niat itu.

Dengan letak yang cukup mudah ditemukan, Crystal Bay merupakan salah satu tempat yang sangat pas untuk bermalas-malasan tanpa melakukan aktivitas apapun. Di depan mata terhampar lautan luas dengan air sebening kristal. Garis pantai yang cukup panjang, dengan berlatarkan pasir lembut, serta beratapkan jajaran pohon kelapa, menawarkan ketenangan dan kenyamanan bagi para pengunjung yang datang. Bonusnya lagi, pantai ini jauh dari suara deru kendaraan bermotor.

 

 

Pantai ini sedikit menjorok ke daratan dengan sebuah pulau kecil yang berada di tengahnya. Di bagian kanan dan kiri pantai juga diapit oleh perbukitan yang membuat pantai ini terlindungi dari gempuran ombak besar. Pantai ini juga menjadi salah satu favorit untuk menikmati matahari tenggelam dengan letaknya yang menghadap ke barat. Namun saat itu kami tidak sempat menunggu hingga matahari tenggelam berada disana.

Jika tidak malas, kita juga bisa melakukan kegiatan snorkeling maupun diving dari pantai ini. Banyak tempat yang menyewakan peralatan dan jukung untuk melakukan aktivitas tersebut. Sebenarnya kami sudah membawa perlengkapan snorkeling sendiri dan berniat untuk mencoba snorkeling disini, namun karena cuaca sedang kurang bersahabat, kami para cewe-cewe memilih untuk berendam sebentar sedangkan para cowo-cowo hanya duduk bermalas-malasan di pantai sembari menikmati makanan ringan.

 

 

Letak Crystal Bay pun cukup mudah ditemukan dengan menggunakan GPS maupun penanda jalan. Selain itu, jaraknya tidak terlalu jauh dari Pelabuhan Banjar Nyuh Nusa Penida yang dapat ditemuh selama sekitar 30 menit serta akses jalannya sudah cukup bagus sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama menuju kesini. Pantai ini juga berada di tengah-tengah antara pelabuhan dan Pantai Kelingking sehingga saat itu kami membutuhkan waktu 30 menit juga melakukan perjalanan bermotor dari Pantai Kelingking menuju Crystal Bay.

Yuk piknik!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FOLLOW @ INSTAGRAM